Klasifikasi Sepeda Gunung (MTB) Berdasarkan Fungsi











Image: tommysuperstar.com

Klasifikasi Sepeda Gunung (MTB) Berdasarkan Fungsi


Berdasarkan fungsinya, secara umum untuk klasifikasi sepeda gunung/Mointain Bicycle (MTB) ada 5 jenis, yaitu[1]:



  1. Cross country (XC), Sepeda jenis ini dirancang untuk lintas alam ringan hingga sedang. Didesain agar efisien dan optimal pada saat mengayuh dan menanjak di jalan aspal hingga jalan tanah pedesaan.

  2. All mountain (AM), Sepeda jenis ini dirancang untuk lintas alam berat seperti naik turun bukit, masuk hutan, melintasi medan berbatu, dan menjelajah medan offroad jarak jauh. Keunggulan all mountain ada pada ketahanan dan kenyamanannya untuk dikendarai. Hampir semua sepeda AM bertipe full-suspension.

  3. Freeride (FR), Sepeda ini dirancang untuk mampu bertahan menghadapi drop off (lompatan) tinggi dan kondisi ekstrim sejenisnya. Bodinya kuat namun tidak secepat dan selincah all mountain karena bobotnya yang lebih berat. Kurang cocok untuk dipakai jarak jauh.

  4. Downhill (DH), Sepeda ini dirancang agar dapat melaju cepat, aman dan nyaman dalam menuruni bukit dan gunung. Mampu menikung dengan stabil pada kecepatan tinggi dan selalu dilengkapi suspensi belakang untuk meredam benturan yang sering terjadi. Sepeda DH tidak mengutamakan kenyaman mengayuh karena hanya dipakai untuk turun gunung. Sepeda downhill juga lebih mengacu pada lomba, sehingga selain kekuatan, yang menjadi titik tekan dalam perancangannya adalah bagaimana agar dapat melaju dengan cepat. Untuk menuju ke lokasi, para downhiller tidak mengayuh sepeda mereka namun diangkut dengan mobil. Tidak efisien dipergunakan di dalam kota maupun di jalur cross country.

  5. Dirtjump (DJ) Sepeda ini dirancang untuk anak muda perkotaan yang selain sebagai alat transportasi, ngebut di jalanan kota, juga digunakan untuk melakukan atraksi lompatan tinggi dan ekstrim. Fungsinya mirip BMX namun dengan bentuk yang diperbesar. Nama lainnya adalah urban MTB.



Referensi:

[1]. http://id.wikipedia.org/wiki/Sepeda_gunung

Lapak Kujang Bogor

Post a Comment

0 Comments